Tuesday, February 16, 2016



Pertama kali baca judul lagu yang akan gue review ini, timbul pertanyaan di kepala gue. Apa lagu sub unit dari AOA ini nyerempet lagu iklan produk jelly sehingga judulnya I’m Jelly BABY? Reflek tentunya, gue teringat akan produk jelly yang sempet ngehits di negeri kita. Kamu seperti apa? Kamu seperti jelly. Ternyata enggak, jelly di sini diartikan jealous. Oke, sampai kalimat ini tiba-tiba gue kepengen makan jelly beneran.


AOA Cream sendiri adalah sub unit kedua girlgrup AOA setelah AOA Black. Entah apa maksud dari ‘cream’ itu. Jujur, gue males nyari tau. Hah.. bener-bener review yang nggak mutu. Baiklah, sub unit ini terdiri dari tiga member AOA yaitu Yuna, Hyejeong, dan Chanmi. Tiga member itu dinilai underrated oleh banyak nitizen. Iya, mereka emang kalah tenar dari member AOA lainnya, maka dibuatlah sub unit ini buat menimimalisasikan tingkat kesenjangan popularitas antar member.

Tepat tanggal 11 Februari yang lalu mereka merilis mv serta single berjudul I’m Jelly BABY yang menurut gue menarik untuk dibahas. Terlebih mv nya yang ada alur cerita bikin gue semangat membahasnya. Selain itu juga ada beberapa kejanggalan yang bikin gue tambah semangat. Rasa semangat gue memang tak semanis rasa gulali, tapi percayalah semangat gue nggak gampang kempes kayak gulali.

Halah.

Lagu
Berdasarkan penilaian gue secara objektif tentunya, lagu I’m Jelly BABY ini bagus banget. Dari pertama denger, gue langsung suka. Ngomong-ngomong nih demi memanjakan jari gue supaya enggak ngetik judul lagu ini kepanjangan, gue singkat IJB aja ya. IJB singkatan dari I’m Jelly BABY bukan Ih Justin Bieber.

Lagu ini beneran asik, pertama denger langsung suka. Meski gue akui lagu ini sedikit wagu, wagu itu aneh lah kalau orang jawa bilang. Biarpun gitu, lagu ini makin lama didengar makin asik dan kewaguannya hilang. Lagu IJB bener-bener gemesin minta diuyel. Lagunya unyu deh pokoknya. Harapan gue, dengan gue rajin-rajin denger lagu ini, kali aja muka gue bisa seunyu muka Hyejeong walau kedengerannya mustahil karena enggak ada hubungannya antara denger lagu sama perubahan muka. Mengharukan.

Oh iya, selain langsung suka dengan lagu ini ketika pertama kali denger, gue juga sekaligus langsung mikir.. anjir ini lagu dangdut apa gimana. Buat yang enggak paham, segera putar lagu tersebut dan dengar baik-baik intronya. Nyaris mirip intro lagu dangdut kan? Eh–enggak ya? Oke jangan salahin gue. Salahkan kuping gue.

Ya itu sih tergantung kuping masing-masing aja ya, mau lo bilang nyaris mirip lagu dangdut kek lagu kerocong kek lagu religi kek, bebas lah. Negara kita kan negara demokrasi yang bebas berpendapat. Lah kebo terbang omongan gue malah ngelantur.

Kembali lagi ke lagu IJB, vokal yang mereka bawain juga nggak main-main. Vokal Hyejeong memang nggak bisa dibilang bagus but not bad lah. Sementara Chanmi, gue suka bagian dia ngerap. Jujur gue emang enggak tau ngerap yang bagus dan benar itu seperti apa. Namun cara Chanmi ngerap di lagu IJB ini enak banget buat didenger. Yang paling penting adalah high note-nya Yuna. Dewa banget di lagu ini. Gue nggak pernah berekspektasi kalau high note dia bisa sekeren itu. Apalagi pas gue nonton live perform mereka. Waw, bener-bener high note yang sempurna.

Kesimpulannya single ini bagus dan unyu. Cocok buat didenger kapan aja.

Model Music Video
Sebelum lebih jauh ngebahas plot atau alur cerita, alangkah baiknya bila ngebahas model music video IJB terlebih dulu. Pada saat melihat mv ini untuk yang pertama kali, gue langsung penasaran siapa sih model mv nya kok boleh juga. Boleh juga jadi pacar gue maksudnya. Ya meski jelas dia nya nggak mau.

Ternyata cowok yang ada di mv IJB ini bernama Dawon dan dia seorang trainee FNC Ent. Untuk nama panjangnya gue enggak tau, begitu pula dengan tahun kelahirannya, gue juga enggak tau. Parah, review gue macem review abal. Apa boleh buat, FNC sepertinya pelit banget ngasih info tentang trainee mereka. Hanya sedikit informasi yang gue tau tentang Dawon. Yaitu dia bergolongan darah A. Soal line, dilihat dari wajah kayaknya dia kelahiran 96? Untuk kepastiannya, tunggu dia debut dulu deh.

Usut punya usut, dia adalah anggota Neo School (NEOZ). Pasti banyak dari kalian yang belum tau apa itu Neoz. Sama, gue juga awalnya enggak paham apa itu Neoz. Malah mikir itu sejenis lampu yang warna warni. Iya, gue norak emang.

Sehabis gue semedi sedemikian rupa di atas kasur, akhirnya gue tau apa itu Neoz. Neoz adalah upcoming boygroup milik FNC Ent. yang direncanakan debut dalam waktu dekat ini. Jadi, status Dawon dan kawan-kawan saat ini masih trainee FNC.  Kalau kalian penasaran siapa saja member Neoz selain Dawon, cari aja di google ya. Kali aja ada member yang namanya Kowon, Bokwon, Miwon, Tawon. Kemudian mereka nyanyi lagu berjudul ‘Kuah Rawon’.

Untuk model mv yang cewek, alias yang berperan jadi selingkuhannya Dawon, gue kurang tau. Gimana mau tau, wajahnya aja enggak dilihatin. Yang jelas dia bukan gue, bukan.

Music Video
Untuk menyingkat waktu, segera aja gue bahas alur cerita mv ini. Jadi, mv ini diawali oleh adegan dimana Hyejeong nunggu Yuna dan Chanmi di sebuah tempat. Yang jelas bukan warteg, kayaknya itu cafe soalnya elit gitu. Selagi nunggu Yuna dan Chanmi, tau-tau ada pesan masuk di henpon Hyejeong yang ternyata dari cowok dia, Dawon.


Waktu henpon Hyejeong disyut, gue rada kagum. Di henpon itu menunjukan pukul 20.59, artinya nyaris jam 9 malam. Wow, apa di Korea jam 9 malam masih termasuk sore? Bahkan pagi? Di sini kan jam 9 udah pada ngilerin bantal alias tidur. Malah di mv IJB, Hyejeong dandan cakep banget jam segitu, gila. Oke, balik lagi ke mv, kalau dilihat-lihat sepertinya Hyejeong mendapatkan pesan yang cukup romantis dari Dawon. Terbukti dia senyum-senyum sendiri.

Nggak lama, Yuna dan Chanmi datang. Iyalah nggak lama, kalau lama jadinya bukan mv tapi film india. Baru aja naruh pantat, tiba-tiba Chanmi nunjuk ke belakang terus seolah dia bilang “Eh itu bukannya cowok lo ya?” lalu Hyejeong “Hah?” (asli ini gue nggak maksud bikin Hyejeong kayak bego banget) kemudian Chami bilang lagi “Buruan tanyain ada dimana.” Nah habis itu Hyejeong nanya via henpon, Dawon jawab ada di rumah. Nyatanya, Dawon ada di belakang Hyejeong dan lagi selingkuh sama cewek lain. BTW, cowok kayak gini enaknya dibegal terus disate rame-rame.

Catatan: Percakapan di atas hanyalah gambaran semata. Yah.. kurang lebih seperti itu.

Lantas mereka bertiga merencanakan sesuatu untuk balas dendam ke Dawon. Seketika mereka berubah menjadi peri-peri cantik yang punya kekuatan. Jelasnya bukan kekuatan batu ponari. Adegan ketika mereka bertranformasi itu sekilas mengingatkan gue dengan Sailormoon yang sekarang nggak tau kabarnya gimana. Mungkin lagi makan bakwan campur saos.


Kegiatan balas dendam pun dimulai. Sebenernya enggak bisa dibilang balas dendam sih, sebab di mv IJB mereka bertiga lebih terlihat ngerjain Dawon. Ya.. balas dendam sambil ngerjain mungkin. Pertama, Yuna bikin Dawon beserta selingkuhannya diam kayak patung terus diabisin. Mulai dari ditendang kakinya oleh Chanmi, kemudian diolesin krim. Sampai badan Dawon dibikin gatel-gatel. Pokoknya, Dawon sial banget deh di mv ini.


Ada juga scene dimana mereka ngerjain Dawon di mobil. Cewek selingkuhan Dawon, tau-tau aja berubah jadi Chanmi. Chanmi hilang, muncul Hyejeong. Hyejeong hilang, muncul Yuna. Otomatis ini bikin Dawon jadi takut. Dawon yang ketakutan, lari kebirit-birit, untung enggak pipis di celana. Seperginya Dawon, semua member AOA Cream muncul bersamaan di mobil. Waktu adegan ini, gue mikirnya.. mereka ngerjain Dawon apa niat maling mobil.


Ternyata, Dawon larinya ke dalam cafe yang awalnya dipake nongkrong Hyejeong. Di situ Dawon memesan cupcake kecil dan secangkir teh, dan dia sedang stalking instagram seseorang. Ini persis banget kayak kelakuan abege miskin yang ke cafe cuma beli es teh terus numpang wifi lalu stalking-an. Btw akun instagram yang distalking Dawon adalah akun ig milik Mina, salah satu member AOA.


Kegiatan ngerjain Dawon enggak berhenti sampai itu, ketika Dawon lagi seru stalking ig Mina, tau-tau Hyejeong melempar garpu ke arah Dawon dan mengenai sebuah cupcake. Jelas Dawon kaget, dan ekspresi Dawon di situ lucu banget minta dikarungin. Seakan nggak nyadar kesialan terus menghampirinya, Dawon kena sial lagi. Teh dicangkirnya tiba-tiba ada krimnya. Enggak lama setelah itu, badan dia juga dibikin joget-joget sendiri oleh Hyejeong. Di scene ini gue menemukan kejanggalan, kok bisa Dawon enggak nyadar kalau ada Hyejeong Chanmi dan Yuna di situ. Tapi kalau dipikir, mungkin mereka bertiga punya kekuatan gaib sehingga tak kasat mata.


Ngomong-ngomong nih ada sedikit info nggak penting buat kalian yang belum nyadar. Majalah yang dipegang Chanmi di cafe, gambar covernya gambar Taylor Swift. Iya, ini semacam info yang nggak guna.


Terakhir, mereka bertiga ketemu lagi sama Dawon. Lagi-lagi Dawon kaget. Untuk ini anak enggak latah ya, bayangin aja kalau latah. Setiap scene E AYAM E AYAM. Capek yang nonton. Nah, di situ Hyejeong, Chanmi, Yuna mengeluarkan kekuatan mereka secara bersamaan. Ajaib, kepala Dawon tiba-tiba serasa ketiban tronton. Wah sadis. Kemudian jatuhlah confetti yang menurut gue itu menandai kesuksesan mereka balas dendam ke Dawon.


Well, itulah alur mv IJB. Secara keseluruhan, alurnya emang biasa tapi pengemasannya yang menurut gue bagus. Gimana nggak bagus, lha wong yang meranin cantik-cantik. Konsep mv ini juga tertata rapi. Jadi enak dilihatnya.

Tentang outfit, gue sangat menyukai seluruh outfit yang mereka kenakan di mv IJB, terlebih outfitnya Yuna yang ini.


Outfitnya terlihat pantas di dia, dan yang paling penting adalah hairstyle dia. Gue sangat bersyukur di era IJB ini rambut Yuna bagus banget, dia jadi keliatan lebih muda. Nggak seperti di Miniskirt era, hairstyle dia bikin dia terlihat lebih tua. Tapi di mv IJB, hairstyle-nya bener-bener cocok buat Yuna. Sementara hairstyle member lain, oke lah gue enggak komentar, soalnya Chanmi udah bagus dengan rambut seperti itu. Hyejeong juga bagus, kayak arumanis rambutnya.

Secara keseluruhan, mv IJB memang bagus cuma enggak ada yang bikin gue kagum gitu. Ya.. bagusnya hanya sebatas layaknya mv Korea kebanyakan. Tapi nggak ngebosenin. Lah lihat yang bening-bening kayak member AOA Cream gimana mau bosen.

Live Performance
Gue baru nonton live mereka di music core 13 Februari lalu. Ternyata dance mereka asik juga. Cute dan ada seksi dikit. Bukan seksi mandraguna, bukan. Tapi beneran deh, gue suka banget dance di bagian lady lady itu, yang ngangkat-ngangkat bahu itu loh. Gue suka soalnya cuma itu satu-satunya part dance yang bisa gue tiru.

Terpenting, ngelive mereka di music core, benar-benar membawa dampak yang luar biasa ke gue. Gue jadi nangis sambil sikap lilin setelah denger high note-nya Yuna secara live. Dan gue jadi beranggapan bahwa AOA ini keren banget. Punya dua vokalis yang bisa high note bagus, yaitu Choa dan Yuna.


Kayaknya review gue kali ini terlalu panjang. Baik, untuk menyudahi ini semua mari kita tutup dengan bacaan hamdalah. Enggak deng. Ya.. harapan gue, dengan adanya sub unit AOA Cream ini, enggak ada lagi member AOA yang underrated. Jadi, semuanya dikenal masyarakat. Kasian kan pada bening kayak air zam-zam malah enggak dikenal.
Categories: ,

0 komentar:

Post a Comment