Pertama kali baca judul lagu yang akan gue review
ini, timbul pertanyaan di kepala gue. Apa lagu sub unit dari AOA ini nyerempet
lagu iklan produk jelly sehingga judulnya I’m Jelly BABY? Reflek tentunya, gue
teringat akan produk jelly yang sempet ngehits di negeri kita. Kamu seperti apa? Kamu seperti jelly. Ternyata
enggak, jelly di sini diartikan jealous. Oke, sampai kalimat ini tiba-tiba gue
kepengen makan jelly beneran.
AOA Cream sendiri adalah sub unit kedua girlgrup AOA setelah AOA Black. Entah apa maksud dari ‘cream’ itu. Jujur, gue males nyari tau. Hah.. bener-bener review yang nggak mutu. Baiklah, sub unit ini terdiri dari tiga member AOA yaitu Yuna, Hyejeong, dan Chanmi. Tiga member itu dinilai underrated oleh banyak nitizen. Iya, mereka emang kalah tenar dari member AOA lainnya, maka dibuatlah sub unit ini buat menimimalisasikan tingkat kesenjangan popularitas antar member.
Tepat tanggal 11 Februari yang lalu mereka merilis mv
serta single berjudul I’m Jelly BABY yang menurut gue menarik untuk dibahas.
Terlebih mv nya yang ada alur cerita bikin gue semangat membahasnya. Selain itu
juga ada beberapa kejanggalan yang bikin gue tambah semangat. Rasa semangat gue
memang tak semanis rasa gulali, tapi percayalah semangat gue nggak gampang
kempes kayak gulali.
Halah.
Lagu
Berdasarkan penilaian gue secara objektif tentunya,
lagu I’m Jelly BABY ini bagus banget. Dari pertama denger, gue langsung suka.
Ngomong-ngomong nih demi memanjakan jari gue supaya enggak ngetik judul lagu
ini kepanjangan, gue singkat IJB aja ya. IJB singkatan dari I’m Jelly BABY
bukan Ih Justin Bieber.
Lagu ini beneran asik, pertama denger langsung suka.
Meski gue akui lagu ini sedikit wagu, wagu itu aneh lah kalau orang jawa
bilang. Biarpun gitu, lagu ini makin lama didengar makin asik dan kewaguannya
hilang. Lagu IJB bener-bener gemesin minta diuyel. Lagunya unyu deh pokoknya. Harapan
gue, dengan gue rajin-rajin denger lagu ini, kali aja muka gue bisa seunyu muka
Hyejeong walau kedengerannya mustahil karena enggak ada hubungannya antara
denger lagu sama perubahan muka. Mengharukan.
Oh iya, selain langsung suka dengan lagu ini ketika
pertama kali denger, gue juga sekaligus langsung mikir.. anjir ini lagu dangdut
apa gimana. Buat yang enggak paham, segera putar lagu tersebut dan dengar
baik-baik intronya. Nyaris mirip intro lagu dangdut kan? Eh–enggak ya? Oke
jangan salahin gue. Salahkan kuping gue.
Ya itu sih tergantung kuping masing-masing aja ya,
mau lo bilang nyaris mirip lagu dangdut kek lagu kerocong kek lagu religi kek,
bebas lah. Negara kita kan negara demokrasi yang bebas berpendapat. Lah kebo
terbang omongan gue malah ngelantur.
Kembali lagi ke lagu IJB, vokal yang mereka bawain
juga nggak main-main. Vokal Hyejeong memang nggak bisa dibilang bagus but not
bad lah. Sementara Chanmi, gue suka bagian dia ngerap. Jujur gue emang enggak
tau ngerap yang bagus dan benar itu seperti apa. Namun cara Chanmi ngerap di
lagu IJB ini enak banget buat didenger. Yang paling penting adalah high note-nya Yuna. Dewa banget di lagu
ini. Gue nggak pernah berekspektasi kalau high note dia bisa sekeren itu.
Apalagi pas gue nonton live perform mereka. Waw, bener-bener high note yang
sempurna.
Kesimpulannya single ini bagus dan unyu. Cocok buat
didenger kapan aja.
Model Music
Video
Sebelum lebih jauh ngebahas plot atau alur cerita,
alangkah baiknya bila ngebahas model music video IJB terlebih dulu. Pada saat
melihat mv ini untuk yang pertama kali, gue langsung penasaran siapa sih model
mv nya kok boleh juga. Boleh juga jadi pacar gue maksudnya. Ya meski jelas dia
nya nggak mau.
Ternyata cowok yang ada di mv IJB ini bernama Dawon dan dia seorang trainee FNC Ent. Untuk nama panjangnya gue enggak tau, begitu pula dengan tahun kelahirannya, gue juga enggak tau. Parah, review gue macem review abal. Apa boleh buat, FNC sepertinya pelit banget ngasih info tentang trainee mereka. Hanya sedikit informasi yang gue tau tentang Dawon. Yaitu dia bergolongan darah A. Soal line, dilihat dari wajah kayaknya dia kelahiran 96? Untuk kepastiannya, tunggu dia debut dulu deh.
Usut punya usut, dia adalah anggota Neo School (NEOZ). Pasti banyak dari kalian
yang belum tau apa itu Neoz. Sama, gue juga awalnya enggak paham apa itu Neoz.
Malah mikir itu sejenis lampu yang warna warni. Iya, gue norak emang.
Sehabis gue semedi sedemikian rupa di atas kasur,
akhirnya gue tau apa itu Neoz. Neoz adalah upcoming
boygroup milik FNC Ent. yang direncanakan debut dalam waktu dekat ini.
Jadi, status Dawon dan kawan-kawan saat ini masih trainee FNC. Kalau kalian penasaran siapa saja member Neoz
selain Dawon, cari aja di google ya. Kali aja ada member yang namanya Kowon,
Bokwon, Miwon, Tawon. Kemudian mereka nyanyi lagu berjudul ‘Kuah Rawon’.
Untuk model mv yang cewek, alias yang berperan jadi
selingkuhannya Dawon, gue kurang tau. Gimana mau tau, wajahnya aja enggak
dilihatin. Yang jelas dia bukan gue, bukan.
Music Video
Untuk menyingkat waktu, segera aja gue bahas alur
cerita mv ini. Jadi, mv ini diawali oleh adegan dimana Hyejeong nunggu Yuna dan
Chanmi di sebuah tempat. Yang jelas bukan warteg, kayaknya itu cafe soalnya
elit gitu. Selagi nunggu Yuna dan Chanmi, tau-tau ada pesan masuk di henpon
Hyejeong yang ternyata dari cowok dia, Dawon.
Waktu henpon Hyejeong disyut, gue rada kagum. Di
henpon itu menunjukan pukul 20.59, artinya nyaris jam 9 malam. Wow, apa di
Korea jam 9 malam masih termasuk sore? Bahkan pagi? Di sini kan jam 9 udah pada
ngilerin bantal alias tidur. Malah di mv IJB, Hyejeong dandan cakep banget jam
segitu, gila. Oke, balik lagi ke mv, kalau dilihat-lihat sepertinya Hyejeong
mendapatkan pesan yang cukup romantis dari Dawon. Terbukti dia senyum-senyum
sendiri.
Nggak lama, Yuna dan Chanmi datang. Iyalah nggak
lama, kalau lama jadinya bukan mv tapi film india. Baru aja naruh pantat,
tiba-tiba Chanmi nunjuk ke belakang terus seolah dia bilang “Eh itu bukannya
cowok lo ya?” lalu Hyejeong “Hah?” (asli ini gue nggak maksud bikin Hyejeong
kayak bego banget) kemudian Chami bilang lagi “Buruan tanyain ada dimana.” Nah
habis itu Hyejeong nanya via henpon, Dawon jawab ada di rumah. Nyatanya, Dawon
ada di belakang Hyejeong dan lagi selingkuh sama cewek lain. BTW, cowok kayak
gini enaknya dibegal terus disate rame-rame.
Lantas mereka bertiga merencanakan sesuatu untuk
balas dendam ke Dawon. Seketika mereka berubah menjadi peri-peri cantik yang
punya kekuatan. Jelasnya bukan kekuatan batu ponari. Adegan ketika mereka
bertranformasi itu sekilas mengingatkan gue dengan Sailormoon yang sekarang
nggak tau kabarnya gimana. Mungkin lagi makan bakwan campur saos.
Kegiatan balas dendam pun dimulai. Sebenernya enggak
bisa dibilang balas dendam sih, sebab di mv IJB mereka bertiga lebih terlihat
ngerjain Dawon. Ya.. balas dendam sambil ngerjain mungkin. Pertama, Yuna bikin
Dawon beserta selingkuhannya diam kayak patung terus diabisin. Mulai dari
ditendang kakinya oleh Chanmi, kemudian diolesin krim. Sampai badan Dawon
dibikin gatel-gatel. Pokoknya, Dawon sial banget deh di mv ini.
Ada juga scene dimana mereka ngerjain Dawon di mobil.
Cewek selingkuhan Dawon, tau-tau aja berubah jadi Chanmi. Chanmi hilang, muncul
Hyejeong. Hyejeong hilang, muncul Yuna. Otomatis ini bikin Dawon jadi takut. Dawon
yang ketakutan, lari kebirit-birit, untung enggak pipis di celana. Seperginya
Dawon, semua member AOA Cream muncul bersamaan di mobil. Waktu adegan ini, gue
mikirnya.. mereka ngerjain Dawon apa niat maling mobil.
Ternyata, Dawon larinya ke dalam cafe yang awalnya
dipake nongkrong Hyejeong. Di situ Dawon memesan cupcake kecil dan secangkir
teh, dan dia sedang stalking instagram seseorang. Ini persis banget kayak
kelakuan abege miskin yang ke cafe cuma beli es teh terus numpang wifi lalu
stalking-an. Btw akun instagram yang distalking Dawon adalah akun ig milik
Mina, salah satu member AOA.
Kegiatan ngerjain Dawon enggak berhenti sampai itu,
ketika Dawon lagi seru stalking ig Mina, tau-tau Hyejeong melempar garpu ke
arah Dawon dan mengenai sebuah cupcake. Jelas Dawon kaget, dan ekspresi Dawon
di situ lucu banget minta dikarungin. Seakan nggak nyadar kesialan terus
menghampirinya, Dawon kena sial lagi. Teh dicangkirnya tiba-tiba ada krimnya.
Enggak lama setelah itu, badan dia juga dibikin joget-joget sendiri oleh
Hyejeong. Di scene ini gue menemukan kejanggalan, kok bisa Dawon enggak nyadar
kalau ada Hyejeong Chanmi dan Yuna di situ. Tapi kalau dipikir, mungkin mereka
bertiga punya kekuatan gaib sehingga tak kasat mata.
Ngomong-ngomong nih ada sedikit info nggak penting
buat kalian yang belum nyadar. Majalah yang dipegang Chanmi di cafe, gambar
covernya gambar Taylor Swift. Iya, ini semacam info yang nggak guna.
Terakhir, mereka bertiga ketemu lagi sama Dawon.
Lagi-lagi Dawon kaget. Untuk ini anak enggak latah ya, bayangin aja kalau
latah. Setiap scene E AYAM E AYAM. Capek yang nonton. Nah, di situ Hyejeong,
Chanmi, Yuna mengeluarkan kekuatan mereka secara bersamaan. Ajaib, kepala Dawon
tiba-tiba serasa ketiban tronton. Wah sadis. Kemudian jatuhlah confetti yang
menurut gue itu menandai kesuksesan mereka balas dendam ke Dawon.
Well, itulah alur mv IJB. Secara keseluruhan, alurnya
emang biasa tapi pengemasannya yang menurut gue bagus. Gimana nggak bagus, lha
wong yang meranin cantik-cantik. Konsep mv ini juga tertata rapi. Jadi enak
dilihatnya.
Tentang outfit, gue sangat menyukai seluruh outfit
yang mereka kenakan di mv IJB, terlebih outfitnya Yuna yang ini.
Outfitnya terlihat pantas di dia, dan yang paling
penting adalah hairstyle dia. Gue sangat bersyukur di era IJB ini rambut Yuna
bagus banget, dia jadi keliatan lebih muda. Nggak seperti di Miniskirt era,
hairstyle dia bikin dia terlihat lebih tua. Tapi di mv IJB, hairstyle-nya bener-bener
cocok buat Yuna. Sementara hairstyle member lain, oke lah gue enggak komentar,
soalnya Chanmi udah bagus dengan rambut seperti itu. Hyejeong juga bagus, kayak
arumanis rambutnya.
Secara keseluruhan, mv IJB memang bagus cuma enggak
ada yang bikin gue kagum gitu. Ya.. bagusnya hanya sebatas layaknya mv Korea
kebanyakan. Tapi nggak ngebosenin. Lah lihat yang bening-bening kayak member
AOA Cream gimana mau bosen.
Live
Performance
Gue baru nonton live mereka di music core 13 Februari
lalu. Ternyata dance mereka asik juga. Cute dan ada seksi dikit. Bukan seksi
mandraguna, bukan. Tapi beneran deh, gue suka banget dance di bagian lady lady
itu, yang ngangkat-ngangkat bahu itu loh. Gue suka soalnya cuma itu
satu-satunya part dance yang bisa gue tiru.
Terpenting, ngelive mereka di music core, benar-benar
membawa dampak yang luar biasa ke gue. Gue jadi nangis sambil sikap lilin
setelah denger high note-nya Yuna secara live. Dan gue jadi beranggapan bahwa
AOA ini keren banget. Punya dua vokalis yang bisa high note bagus, yaitu Choa
dan Yuna.
Kayaknya review gue kali ini terlalu panjang. Baik,
untuk menyudahi ini semua mari kita tutup dengan bacaan hamdalah. Enggak deng.
Ya.. harapan gue, dengan adanya sub unit AOA Cream ini, enggak ada lagi member
AOA yang underrated. Jadi, semuanya dikenal masyarakat. Kasian kan pada bening
kayak air zam-zam malah enggak dikenal.














0 komentar:
Post a Comment