Pertama-tama,
gue ingin berterima kasih kepada Stray Kids yang telah merilis lagu
Double Knot sehingga bisa menginspirasi gue untuk menulis ini. Kedua,
gue juga ingin mengucapkan terima kasih terkhusus untuk Bangchan.
Kenapa? Baca dulu keseluruhan dari tulisan ini.
Seperti
yang kita ketahui bersama, salah satu boyband naungan JYP Entertainment
yaitu Stray Kids, baru saja comeback dengan lagu berjudul Double Knot.
Baik music video maupun musiknya sangatlah keren. Semuanya dikerjakan
dengan niat. Tidak seperti mahasiswa yang kalau mengerjakan tugas selalu
dengan sambat.
Dalam lagu
Double Knot terdapat lirik yang amat sederhana tetapi sangat nyantol di
kepala. Lirik itu membuat siapapun yang mendengarnya akan
terngiang-ngiang selalu sampai dajjal turun ke bumi. Sedang di kelas,
sedang di kamar mandi, sedang di mana-mana... pasti lirik itu selalu
tiba-tiba muncul di pikiran kita.
Lirik itu ialah dadadada.
Terdapat
dua versi dadadada dalam lagu ini yaitu versi Seungmin dan versi Bangchan.
Perbedaan di antara keduanya adalah cara pembawaan mereka. Seungmin
menyanyikan dadadada dengan penuh kekaleman dan nuansa yang menggetarkan
indrawi, sedangkan Bangchan menyanyikan dadadada dengan penuh emosi
seakan lagi ngajak tawuran anak SMK. Iya, betul, saudara-saudara.
Sebrutal itu. Namun, meskipun kedua versi itu sama nagihnya, pada
kesempatan kali ini gue hanya akan menekankan serta mengupas tuntas
dadadada versi Bangchan.
Mengapa?
Karena
ngegasnya itu sungguh menggelitik jiwa dan membangkitkan sel-sel amarah
dalam tubuh. Lantas kebetulan sekali sel-sel amarah gue malam ini
sedang menggeliat manja lantaran deadline tugas yang mendadak huhu.
Sejak
pertama kali mendengarkan lagu Double Knot, gue penasaran mengapa lirik
yang Bangchan nyanyikan adalah dadadada. Mengapa bukan dudududu,
didididi, dodododo, atau dededede?
Setelah gue telaah dan kaji secara mendalam, ternyata berikut alasannya:
1) Dudududu sudah digunakan lebih dulu oleh Blackpink.
2) Kalau liriknya didididi, nanti disangka memanggil Didi Kempot.
3) Kalau dodododo, nantinya lebih terdengar seperti jualan dodol garut.
4) Kalau dededede, Stray Kids takut kualat sama Mamah Dedeh.
Ya sudah, paling benar memang dadadada.
Lalu yang menjadi pertanyaan besar adalah mengapa ketika membawakan lirik dadadada itu Bangchan terkesan marah?
Gue
curiga ketika Bangchan sedang rekaman lagu Double Knot, ia baru saja
dimarah mamanya karena lupa angkatin jemuran. Sehingga ia melampiaskan
kekesalannya pada lirik dadadada. Bila tidak, bisa jadi Bangchan saat
itu baru saja ditolak mamang ojol pas lagi lapar-laparnya. Menurut gue,
ditolak mamang ojol pas lagi lapar-laparnya lebih sakit daripada ditolak
orang yang kita sukai. Jadi wajar bila Bangchan seemosi itu saat
menyanyikan dadadada.
Lalu
manfaat apa yang bisa kita petik dari lirik dadadada-nya Bangchan?
Manfaatnya ialah kita bisa mengibaratkan lirik ini ke dalam kehidupan
kita. Begini, lirik dadadada sungguh sederhana, tapi dampaknya sangat
luar biasa di otak kita. Lirik ini terngiang-ngiang selalu. Ibarat
manusia, lirik ini adalah manusia yang hidupnya sederhana tidak
berlebih-lebihan tapi selalu diingat masyarakat.
Nah, bila sesuatu yang sangat sederhana saja bisa selalu diingat, mengapa kita harus berlebih-lebihan?
Asek. Tos dulu dong.
Sekian
yang dapat gue sampaikan. Kurang lebihnya mohon dimaafkan karena
sejatinya gue hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan
kebucinan. Atas perhatiannya, gue ucapkan terima kasih.



kak aku ngakak sumpah bacanya ;-;
ReplyDelete